Kompas Online : Kemampuan Pemerintah Terbatas Atasi Penebangan Liar
August 5th, 2005
Laporan : Glori K. Wadrianto
Bogor, KCM
KCM/ilustrasi
Presiden Megawati Soekarnoputri mengakui pemerintahan yang dipimpinnya memiliki kemampuan yang terbatas untuk menyelesaikan masalah penebangan liar.
Hal ini diungkapkan Presiden Megawati saat memberikan sambutan pada peringatan 10 tahun Center for International Forestry Research (CIFOR) di Istana Bogor, Senin (8/9). “Salah satu permasalahan yang kami akui adalah kemampuan kami yang terbatas dalam mengatasi dan menyelesaikan masalah penebangan liar. Sekalipun demikian kami terus berikhtiar menghentikannya,” ujar Megawati.
Disebutkan Presiden, sebagian besar faktor yang mendorong terjadinya penebangan liar bersifat eksternal, antara lain terus meningkatnya permintaan kayu di pasar internasional, luasnya produk furniture berbasis kayu dan merebaknya industri pengolahan kayu. “Bagaimanapun, ini telah menimbulkan rangsangan bagi berlangsungnya penebangan liar kayu hutan,” tegas Presiden.
Belajar dari pengalaman itu, lanjut Presiden, pemerintah telah menyusun program yang meliputi penataan ruang dan kaitannya dengan pengelolaan desentralisasi, pemberantasan penebangan liar, penanganan kebakaran hutan dan lahan serta rehabilitasi konservasi dan restrukturisasi sektor hutan.
“Program yang demikian menyeluruh pada dasarnya memang tidak terlepas dari keinginan kami untuk dapat menangani masalah hutan yang kompleks dan pelik,” demikian Presiden Megawati.
Dalam acara ini, Presiden Megawati didampingi Menteri Kehutanan M Prakosa dan Dirjen CIFOR Dr David Kaimowitz, serta sejumlah Dubes dan perwakilan negara sahabat. (ima)
Entry Filed under: Furniture Indonesia News
Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed